Metropolitanupdate.com – Pemkab Bogor melalui Satpol PP menertibkan bangunan liar tak berizin yang kembali berdiri di kawasan wisata Puncak. Di antaranya warung patra atau warpat, kemudian di Puncak Asri, serta blok pedagang buah. Penertiban dilakukan bersama aparat gabungan TNI Polri menggunakan alat berat, Senin 11 November 2024.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Cecep Imam menjelaskan, hari ini, kita melakukan penyempurnaan kegiatan penertiban bangunan liar di kawasan Puncak tahap 1 dan tahap 2. Mereka melakukan aktivitas mendirikan kembali bangunan tidak berizin di lokasi yang sama, seolah-olah pemerintah tidak ada, dan mereka mengajak semua para PKL yang sekarang sudah ada di rest area kembali berjualan di warpat.
“Setelah melalui proses yang cukup panjang, akhirnya kita melakukan penindakan berdasarkan aturan yang ada, jadi kita sudah melakukan rapat di internal termasuk dalam eksternal, bersama TNI Polri. Semuanya sudah memenuhi unsur ketentuan yang ada untuk tiga objek penertiban yang sekarang kita eksekusi, pertama warpat, keduanya di puncak asri, dan ketiganya blok pedagang buah,” jelas Cecep.
Cecep mengungkapkan, jika ada yang merasa didiskriminasi oleh Pemerintah Daerah silahkan lakukan langkah hukum, ajukan kami ke hukum. Kegiatan penertiban ini terkait dengan penegakkan Peraturan Daerah. Pemkab Bogor bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat termasuk didukung oleh TNI dan Polri.
“Pemkab Bogor sudah menata area yang memang tidak ada izin mendirikan bangunan, warpat dengan Puncak Asri tidak ada izinnya, dan telah dibahas di Forum Penataan Ruang,” ungkap Cecep Imam.
Ia menambahkan, pedagang ini tak hanya digusur, melainkan sudah diberikan tempat layak untuk berjualan di Rest Area Gunung Mas yang letaknya berada tepat sebelah gerbang Agrowisata Gunung Mas dan berseberangan dengan area landing paralayang. (Kiting)
Tags: Bangunan Liar, Kawasan Wisata Puncak, Penertiban Bangunan Liar Puncak, Rest Area Puncak, Satpol PP Kabupaten Bogor, Wisata Paralayang
Baca Juga
-
Berita.Headline
DPRD Kabupaten Bogor Tetapkan Tiga Perda Strategis, KUA-PPAS Mulai Dibahas Sebagai Langkah Awal Penyusunan APBD 2026
-
Berita.Headline
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Imbau Warga Waspada Bencana, Minta Pemkab Perkuat Respons Cepat dan Sistem Peringatan Dini
-
Berita.Headline.Kesehatan
Dokter Yukie Meistisia A. Satoto Pimpin RSUD Cibinong Raih Penghargaan Terbaik dari Pemprov Jawa Barat
-
Berita.Bisnis.Headline.Politik.Top News
Perintah Presiden! Demi Kepentingan Negara, Izin Usaha Pertambangan di Kawasan Hutan Lindung Ditutup
-
Berita.Headline.pendidikan.Peristiwa
ASN Award 2024 Bentuk Penghargaan bagi Pegawai Pemkab Bogor dengan Kinerja Terbaik
-
Berita.Bisnis.Headline.Lingkungan.Peristiwa.Politik.Top News
Pembangunan Irigasi Mangkrak, Warga Tolak BUMN Karya Kerjakan Proyek Infrastruktur di Sulawesi Tengah
Rekomendasi lainnya
-
Headline.Teknologi
Redmi Note 13 Pro 5G, Ponsel Unggulan dengan Kamera 200MP dan Layar AMOLED 1.5K 120Hz
-
Berita.Headline
Opini WTP BPK untuk Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Tegaskan Komitmen Awasi Keuangan Daerah
-
Berita.Bisnis.Headline.Politik.Top News
Hilal Firmansyah: Siap Pimpin Kadin Kabupaten Bogor dengan Semangat “Rereongan Sangkan Waluya
-
Berita.Headline.Peristiwa.Top News
Pj. Bupati Bogor Bachril Bakri Tegaskan Peringatan Sumpah Pemuda 2024 Momentum Naikkan Indeks Pembangunan Pemuda
-
Berita.Peristiwa.Politik.Top News
Menteri Wihaji Sorot Langsung Pemkab Bogor Perangi Stunting Melalui Program Genting
-
Berita.Headline
Sastra Winara Tegaskan DPRD Kabupaten Bogor Patuhi Aturan Tidak Gunakan Strobo dan Sirine di Kendaraan

Alat berat diterjunkan untuk melakukan penertiban di kawasan warpat Puncak yang kembali berdiri setelah beberapa waktu lalu ditertibkan. Penertiban melibatkan sejumlah personel keamanan pada Senin 11 November 2024.


















