Cibinong | Metropolitanupdate.com
Dewan Pengurus Kabupaten Asosiasi Pengusaha Indonesia (DPK Apindo) Kabupaten Bogor mendesak Pemerintah Daerah dan legislatif untuk memberikan kepastian hukum terkait regulasi perizinan. Hal ini dinilai krusial guna menjaga iklim kemudahan investasi di Bumi Tegar Beriman.
Ketua DPK Apindo Kabupaten Bogor, Rizalsah, menyatakan bahwa pelaku usaha saat ini sangat membutuhkan kepastian hukum yang jelas agar roda investasi dapat bergerak lebih dinamis dan aman.
“Kami berharap ada komitmen kuat dari pemerintah dan DPRD untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif. Kepastian hukum dalam hal regulasi perizinan adalah kunci utama agar para pengusaha, baik lokal maupun asing, merasa aman untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Bogor,” ujar Rizalsah dalam keterangannya, Rabu (8/7).
Keluhan tersebut dipertegas oleh jajaran Wakil Ketua DPK Apindo Kabupaten Bogor. Gunawan Wibisono menyoroti bahwa tumpang tindih aturan atau birokrasi yang berbelit sering kali menjadi ganjalan di lapangan. Sementara itu, Desi menambahkan bahwa kemudahan investasi akan langsung berdampak pada penyerapan tenaga kerja lokal yang lebih optimal.
Di sisi lain, Nanda Iskandar menaruh harapan besar agar koordinasi antara pelaku usaha dan pemangku kebijakan bisa berjalan lebih sinkron. “Sinkronisasi aturan dari pusat ke daerah harus dikawal ketat agar tidak ada hambatan bagi pelaku usaha yang mau masuk,” kata Nanda.
Menanggapi keluhan dari pengurus Apindo tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, memberikan respons positif. Ia menegaskan komitmen legislatif untuk menjamin kemudahan berinvestasi serta memastikan regulasi yang ada berpihak pada pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami di DPRD sangat menyambut baik dan mendengar apa yang menjadi kegelisahan rekan-rekan dari Apindo. Kabupaten Bogor ini butuh investasi untuk menggerakkan ekonomi warga,” respons Sastra Winara.
Sastra juga berjanji akan mengevaluasi dan mengawal ketat setiap regulasi atau peraturan daerah (perda) yang berkaitan dengan perizinan agar tidak menyulitkan dunia usaha.
“Terkait kepastian hukum dan kemudahan perizinan, kami akan koordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Bogor agar jalurnya semakin efektif dan efisien. Kita ingin investor datang dengan tenang, dan pengusaha yang sudah ada bisa terus berkembang,” pungkasnya. Keating
Tags: DPK Apindo, DPMPTSP, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Perizinan Bogor, Sastra Winara
Baca Juga
-
Berita.Headline
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Berjanji Perjuangkan Anggaran RSUD Parung
-
Berita.Headline.Kesehatan.pendidikan.Politik.Top News
Centre of Millennial Bagikan Susu di Kampung Tua Belian, Batam Centre: Wujud Nyata Visi Misi Presiden Terpilih Prabowo Subianto
-
Berita.Bisnis.Headline.Kesehatan.Peristiwa.Politik.Top News.Wisata
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor Maklumi Plesiran Ratusan Pegawai RSUD RH Satibi Cileungsi ke Jogja
-
Berita.Headline.Pilihan.Top News
Dinas Perdagangan dan Perindustrian Terus Galakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Lingkungan Kerja
-
Berita.Bisnis.Headline.Peristiwa.Politik.Top News
Menhan Sjafrie Sjamsoedin Kerjasama Militer dengan Menteri Perang Amerika Serikat Pete Hegseth
-
Berita.Bisnis.Headline.Lingkungan.pendidikan.Top News
Indra Surkana Cijeruk Minta Pemkab Bogor dan Pemprov Jawa Barat Bangun SMK Negeri di Bogor Selatan
Rekomendasi lainnya
-
Berita.Headline
Apakah Efisiensi APBD Berlaku di Lelang Pembangunan Gedung Serbaguna Balai Latihan Kerja Tonjong?
-
Berita.Bisnis.Headline.Kesehatan.Lingkungan.Politik.Top News
Warga Desa Srogol Semangat Cek Kesehatan Gratis Sukseskan Program Presiden Prabowo
-
Berita.Kesehatan.Lingkungan.pendidikan.Peristiwa.Top News
Pj. Bupati Bogor Ajak Bangun Bersama Budaya Sehat Demi Indonesia Emas 2045
-
Berita.Headline.Peristiwa.Top News
Pj. Bupati Bogor Bachril Bakri Tegaskan Peringatan Sumpah Pemuda 2024 Momentum Naikkan Indeks Pembangunan Pemuda
-
Berita.Headline.Religi.Top News
Pemkab Bogor Berangkatkan 15 Jemaah Umroh Pemenang Doorprize HUT RI ke-79
-
Berita.Headline.Otomotif
Motor Listrik Baru di IIMS 2024: United MX 1200 Rp8 Jutaan Jangkauan 80 KM



















